Daftar Harga Kanopi Go Green dan Jenis Materialnya

Daftar Harga Kanopi Go Green dan Jenis Materialnya

Hunian modern kini tidak hanya mengejar tampilan yang menarik. Namun, konsep ramah lingkungan juga semakin diperhatikan. Oleh karena itu, kanopi go green mulai banyak dipilih oleh pemilik rumah. Selain memberikan perlindungan dari panas dan hujan, materialnya dirancang lebih eco friendly. Dengan demikian, dampak terhadap lingkungan dapat ditekan secara bertahap.

Banyak orang kini mencari daftar harga kanopi go green sebelum melakukan pemasangan. Selain harga, jenis material dan ketahanannya juga menjadi pertimbangan utama. Untuk mengetahui harga kanopi go green yuk simak penjelasan di bawah ini!

Daftar Harga Kanopi Go Green

1. daftar harga kanopi go green

Sebelum memilih produk, penting untuk mengetahui kisaran harga di pasaran. Namun, perlu dipahami bahwa harga dapat berbeda tergantung material dan rangka yang digunakan. Oleh karena itu, berikut gambaran umum daftar harga kanopi go green yang sering ditemui.

Kanopi go green berbahan atap UPVC ramah lingkungan biasanya dipasarkan mulai Rp250.000 hingga Rp450.000 per meter persegi. Selain itu, harga tersebut sudah termasuk rangka hollow galvanis standar. Dengan demikian, konsumen bisa memperkirakan total anggaran sejak awal.

Sementara itu, kanopi go green berbahan polycarbonate daur ulang umumnya berada di kisaran Rp300.000 hingga Rp500.000 per meter persegi. Selain lebih ringan, material ini tetap mampu menahan paparan sinar UV. Oleh sebab itu, jenis ini cocok untuk teras rumah minimalis.

Untuk kanopi dengan atap solar reflective atau lembaran insulasi ramah lingkungan, harga bisa mencapai Rp400.000 hingga Rp650.000 per meter persegi. Namun, suhu di bawahnya dapat ditekan secara signifikan. Dengan demikian, kenyamanan ruangan akan meningkat.

Perlu diketahui bahwa harga dapat dipengaruhi oleh lokasi pemasangan. Selain itu, ketebalan material dan desain rangka juga memengaruhi biaya akhir. Oleh karena itu, survei lapangan biasanya disarankan sebelum transaksi dilakukan.

Jenis Material Kanopi Go Green

2. Jenis Material Kanopi Go Green

Kanopi go green dirancang menggunakan material yang lebih ramah lingkungan dan tahan lama. Selain itu, bahan yang digunakan umumnya telah disesuaikan dengan konsep bangunan berkelanjutan. Oleh karena itu, pemilihan material menjadi faktor penting sebelum pemasangan dilakukan.

1. UPVC Ramah Lingkungan

Material UPVC banyak digunakan pada kanopi modern karena daya tahannya tinggi. Selain itu, panas matahari dapat diredam dengan lebih baik dibandingkan seng konvensional. Permukaannya juga tidak mudah berkarat atau lapuk. Dengan demikian, usia pakai kanopi menjadi lebih panjang. Oleh sebab itu, UPVC sering direkomendasikan untuk hunian minimalis.

2. Polycarbonate Daur Ulang

Polycarbonate dikenal ringan dan transparan. Selain itu, cahaya alami tetap dapat masuk tanpa membuat area terasa panas berlebihan. Beberapa produk telah diproduksi dari bahan daur ulang. Dengan demikian, limbah plastik dapat dikurangi. Oleh karena itu, material ini mendukung konsep eco friendly.

3. Solar Reflective Sheet

Material ini dirancang untuk memantulkan panas matahari. Selain itu, lapisan pelindung UV telah ditambahkan pada permukaannya. Suhu di bawah kanopi dapat ditekan secara signifikan. Dengan demikian, penggunaan pendingin ruangan bisa dikurangi. Oleh sebab itu, efisiensi energi menjadi lebih baik.

4. Rangka Baja Ringan atau Galvanis

Rangka juga menjadi bagian penting dalam sistem kanopi go green. Baja ringan dan galvanis dipilih karena tahan karat dan memiliki umur pakai panjang. Selain itu, bobotnya relatif ringan sehingga pemasangan lebih efisien. Material ini juga dapat didaur ulang kembali. Dengan demikian, dampak lingkungan dapat ditekan.

Keunggulan Kanopi Go Green Dibandingkan Kanopi Konvensional

3. Keunggulan Kanopi Go Green Dibandingkan Kanopi Konvensional

Kanopi konvensional seperti seng atau asbes masih banyak digunakan. Namun, material tersebut cenderung menyerap panas dan mudah berkarat. Oleh karena itu, kanopi go green menjadi alternatif yang lebih modern dan berkelanjutan.

1. Lebih Sejuk dan Nyaman

Kanopi go green dirancang dengan lapisan peredam panas. Selain itu, paparan sinar matahari dapat dikurangi secara optimal. Area di bawahnya terasa lebih nyaman saat siang hari. Dengan demikian, aktivitas tetap dapat dilakukan tanpa rasa gerah berlebihan.

2. Lebih Tahan Lama

Material ramah lingkungan umumnya memiliki ketahanan lebih baik terhadap cuaca ekstrem. Selain itu, risiko karat dan pelapukan dapat diminimalkan. Produk berkualitas biasanya telah diuji daya tahannya. Oleh sebab itu, biaya penggantian bisa ditekan dalam jangka panjang.

3. Hemat Energi

Karena suhu dapat dikendalikan dengan baik, penggunaan kipas atau AC bisa dikurangi. Selain itu, cahaya alami tetap dapat dimanfaatkan pada beberapa material transparan. Dengan demikian, konsumsi listrik menjadi lebih efisien. Oleh karena itu, biaya operasional rumah dapat ditekan.

4. Mendukung Konsep Bangunan Ramah Lingkungan

Kanopi go green menggunakan material yang dapat didaur ulang. Selain itu, proses produksinya dirancang lebih efisien pada beberapa pabrikan. Jejak karbon pun dapat dikurangi secara bertahap. Dengan demikian, hunian menjadi lebih selaras dengan prinsip keberlanjutan.

Secara keseluruhan, kanopi go green tidak hanya memberikan perlindungan dari panas dan hujan. Namun, nilai tambah berupa efisiensi energi dan ketahanan jangka panjang juga ditawarkan. Oleh karena itu, pilihan ini semakin relevan untuk hunian modern yang peduli lingkungan.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, daftar harga kanopi go green bervariasi tergantung material dan spesifikasi yang dipilih. Namun, keunggulan dari sisi ketahanan, efisiensi energi, dan dampak lingkungan membuatnya layak dipertimbangkan. Oleh karena itu, memilih kanopi go green bukan hanya soal harga, tetapi juga investasi jangka panjang untuk hunian yang lebih nyaman dan ramah lingkungan.