Apakah Atap Rooftop Memerlukan Tambahan Insulasi Seperti Glass Wool

Apakah Atap Rooftop Memerlukan Tambahan Insulasi Seperti Glass Wool

Apakah Atap Rooftop Memerlukan Tambahan – Memiliki hunian yang sejuk dan nyaman di tengah iklim tropis Indonesia adalah impian bagi siapapun.

Suhu udara yang kian meningkat menuntut untuk lebih cerdas dalam memilih material penutup bagian atas bangunan.

Kemudian muncul pertanyaan apakah atap rooftop memerlukan tambahan insulasi seperti glass wool?

Pemahaman mengenai karakteristik material atap dan insulasi sangat penting agar pemiliknya tidak salah dalam mengeluarkan anggaran.

Menjaga suhu interior tetap stabil merupakan tantangan tersendiri bagi bangunan yang terpapar sinar matahari secara langsung setiap siang hari.

Perlu mengetahui apakah material atap yang digunakan saat ini sudah memiliki kemampuan meredam panas sendiri.

Melalui artikel kali ini akan menjelaskan lebih lanjut mengenai pertanyaan tersebut. Jadi, untuk lebih jelasnya bisa simak artikel berikut.

Apakah Atap Memerlukan Tambahan Insulasi Glass Wool?

Apakah Atap Memerlukan Tambahan Insulasi Glass Wool?

Memilih sistem perlindungan panas yang tepat untuk bagian atas bangunan merupakan langkah penting dalam menciptakan hunian nyaman di wilayah tropis.

Suhu udara yang kian meningkat setiap tahunnya membuat banyak penghuni harus memikirkan cara ekstra agar ruangan tetap sejuk.

Berikut ini ada beberapa alasan apakah atap tetap memerlukan tambahan insulasi atau tidak yaitu:

1. Penggunaan Material Atap Berbahan Logam

Alasan pertama adalah material logam seperti seng, galvalum, atau aluminium memiliki sifat penghantar panas yang sangat tinggi.

Logam akan menyerap panas matahari secara instan dan memancarkannya langsung ke ruang bawah plafon.

2. Kebutuhan Meredam Suara Bising Hujan

Selain panas, masalah utama pada atap logam adalah suara bising yang sangat mengganggu saat terjadi hujan deras di luar.

Serat kaca pada glass wool memiliki pori-pori kecil yang sangat efektif untuk menyerap gelombang suara.

3. Lokasi Bangunan pada Wilayah Beriklim Terik

Hunian yang letaknya pada area dataran rendah atau pesisir pantai biasanya terpapar panas jauh lebih kuat. Jadi, insulasi tambahan menjadi solusi tersendiri guna menjaga suhu tetap stabil.

4. Meminimalisir Penggunaan Pendingin Ruangan (AC)

Dengan adanya lapisan peredam, suhu dalam ruangan tidak akan meningkat secara drastis sehingga beban kerja AC menjadi berkurang.

5. Mencegah Terjadinya Pengembunan

Perbedaan suhu yang ekstrem antara bagian luar dan dalam atap sering kali memicu munculnya tetesan air atau pengembunan.

Glass wool berfungsi sebagai pengatur suhu agar kelembapan udara sekitar area atap tetap aman.

6. Perlindungan Ekstra terhadap Risiko Kebakaran

Material glass wool pada umumnya memiliki sifat tahan api yang sangat baik serta tidak mudah menyebarkan kobarannya.

Hal ini memberikan lapisan keamanan tambahan bagi penghuninya jika sewaktu-waktu terjadi hubungan arus pendek pada instalasi listrik.

Berbagai Fungsi dari Insulasi Glass Wool

Berbagai Fungsi dari Insulasi Glass Wool

Memahami fungsi dari material peredam panas merupakan langkah awal yang sangat penting bagi siapapun yang ingin menciptakan area dengan standar kenyamanan tinggi.

Glass wool telah lama menjadi pilihan dalam dunia konstruksi. Ada berbagai fungsi tersendiri dari insulasi glass wool yaitu:

1. Sebagai Isolator Panas

Fungsi yang paling utama adalah menghalangi perpindahan radiasi panas matahari dari permukaan atap menuju ke dalam ruangan di bawahnya.

2. Meredam Kebisingan Suara

Glass wool memiliki struktur pori yang sangat efektif untuk menyerap gelombang suara yang datang dari luar maupun dari dalam bangunan.

3. Memberikan Perlindungan dari Risiko Kebakaran

Material glass wool pada dasarnya bersifat tidak mudah terbakar meskipun terpapar suhu panas yang sangat tinggi dalam waktu lama.

Hal ini berfungsi sebagai penghambat laju rambatan api jika sewaktu-waktu terjadi musibah kebakaran.

4. Mencegah Terjadinya Pengembunan

Insulasi ini membantu menyeimbangkan perbedaan suhu yang mencolok antara area pada atas plafon dengan area di bawah penutup atap luar.

5. Meningkatkan Efisiensi Energi Bangunan

Dengan suhu ruangan yang sudah terjaga secara alami, beban kerja mesin pendingin ruangan atau AC akan menjadi jauh lebih ringan.

6. Mengontrol Kelembapan Dalam Ruangan

Adanya glass wool membantu menjaga sirkulasi suhu udara pada sekitar plafon agar tidak terlalu lembap yang bisa memicu tumbuhnya jamur merugikan.

7. Memperpanjang Usia Pakai Material Bangunan Lainnya

Suhu yang stabil pada bawah atap akan membantu material lain seperti kabel listrik dan pipa air agar tidak mudah getas akibat panas berlebih.

Rekomendasi Atap Rooftop Dingin

Rekomendasi Atap Rooftop Dingin

Untuk rekomendasi atapnya yang tidak perlu insulasi suhu tambahan, maka gunakan saja rooftop dingin.

Atapnya yang satu ini mampu meredam panas dengan sangat baik. Hal inilah yang menjadikannya tidak perlu tambahan insulasi lagi.

Material dari atap rooftop sendiri tidak akan berkarat, sehingga sangat cocok untuk iklim tropis. Atap merk rooftop sendiri juga tahan terhadap berbagai bahan kimia.

Sehingga penggunaan atap yang satu ini bisa untuk jangka panjang. Bahkan mampu menahan beban berat sebesar 540 kg.

Penutup

Jadi itulah tadi penjelasan dari pertanyaan apakah atap rooftop memerlukan tambahan insulasi seperti glass wool.

Jangan lupa hanya gunakan penutup yang berkualitas dan tahan lama untuk bangunan. Dapatkan atap berkualitas tinggi di berbagai marketplace pilihan.